Label

Jumat, 01 Juni 2012

Phobia Kucing

Woow....gak terasa udah lama banget aku gak nulis di blog ini....yah,masalahnya sih sekolah... -____-
uda deh tugas banyak banget sampai gak ada waktu buat nulis blog ini. Padahal hampir setiap hari mejeng di depan komputer ngerjain tugas,laporan,makalah,etc...

Cerita ini udah pernah aku tulis di blog ku yang dulu,tapi berhubung blognya gak bisa dibuka gara-gara lupa password (lupa apa pikun???) ya udah ah, so.....selamat membaca!!!!

Kucing… Gak ada yang aneh sih!!! Yang aneh adalah aku.. Yah, aku…Kenapa aku??? Karena aku kamu dan karena kamu dia oleh sebab itu dia itu mereka (ahh… maksudnya apa sih??). Begini, kucing dan aku merupakan jenis makhluk hidup yang tidak akan pernah bisa disatukan oleh apapun juga di dunia ini. Walaupun bumi dan bulan berhenti berotasi dan juga berevolusi, walau matahari juga berhenti berotasi, dan walau aku semakin cantik saja :p … aku dan kucing tidak akan pernah bisa disatukan.. pasti kalian berpikir kenapa ceritanya muter- muter??? Sebenarnya adalah bahwa aku adalah sesosok perempuan yang phobia dengan hewan bernama kucing… kenapa??? Akupun tak mengerti dengan hal ini. Kadang berkat kelebihan yang aku miliki ini, banyak kejadian mulai dari yang aneh sampai yang memalukan. Dan satu kejadian tersebut akan dibahas di blog ku ini.

Makan di suatu rumah makan, ataupun lesehan, biasanya di tempat- tempat seperti itu, para kucing- kucing pasti berkeliaran, mulai dari kucing yang masih balita, anak- anak, sampai yang kumisan. Tapi makan di tempat seperti itu adalah suatu keterpaksaan karena lapar yang mendera. Pernah dan sering ketika aku, ayah, ibu, kakak pergi ke luar kota. Di tengah perjalanan kami semua merasa bahwa kelaparan mulai mendera dengan ketidakwajarannya. Setelah mencari tempat makan sekian lama, akhirnya ayah yang kebagian nyetir mobil, berhenti di salah satu rumah makan yang terletak di pinggir jalan. Sebersih- bersihnya dan senyaman- nyamannya tempat makan tersebut keliahatannya, tetap saja aku merasa pasti ada seorang kucing yang bersemahyam di tempat tersebut. Perasaan seorang perempuan cantik yang memiliki sifat baik dan phobia sama yang namanya kucing tidak akan pernah salah. Yah.. benar saja, ketika makanan mulai ku santap, tiba- tiba di bawah meja, tepatnya di kaki, ada sesuatu yang menyentuh kakiku. Tetap saja aku berpikiran positif bahwa tidak terjadi apa- apa pada kakiku, walaupun sebenarnya dalam lubuk hati yang paling dalam, hatiku mengatakan hal sebaliknya, yakni terjadi sesuatu pada kakiku. Semakin lama aku merasa bahwa ada yang aneh dengan kakiku, seperti ada sesuatu yang menyentuh kakiku, dan semakin lama aku semakin merasa ada yang aneh, semakin gila..eh, geli.. dan benar saja ketika aku memutuskan dengan segala keyakinan yang ada untuk melihat yang terjadi di bawah meja, tepatnya di kakiku... Dan tiba- tiba… Oh no!!! sinting gila miring, mataku dan kucing yang ada di kakiku saling berpandangan, kami saling bersatu untuk menyatukan cinta. Gak! Bukan itu! Kami saling kaget. Saking kagetnya mendengar teriakanku, kucing itu lari ngibrit meninggalkan aku yang shocked dengan wajah yang tetap cool. Dan sementara kucing pergi, aku beraksi seperti sailormoon dengan kekuatan putri bulan, naik ke kursi sambil berdiri dengan tetap cool!! Beberapa makanan dan minuman tumpah. Sementara aku masih asyik berkaget- kaget ria hampir pingsan, ada sesuatu yang aneh. Yah! Aneh.. tanpa aku sadari di tempat tersebut banyak orang yang menyaksikan kejadian tersebut. Akupun memutuskan untuk membungkus makanan tersebut dan dimakan di dalam mobil. Bukan karena malu dengan orang- orang yang menyaksikan pertunjukann sirkus sailormoon dengan kucing, tapi karena aku sadar bahwa kucing tersebut masih mengintai dan mendeteksi keberadaanku. Dan aku mulai merasa malu dengan peristiwa tersebut, setelah aku mulai sadar dari shocked yang mendera. Rasanya ingin nyimpen kepala ini dalam lemari…

Ada yang tahu gak, cara mengobati phobia sama kucing??? :3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar