Label

Senin, 20 Agustus 2012

Indonesia Sudah Medeka

Sebenernya agak telat kalau mau nge-post soal ini, tapi berhubung pengen banget nge-post engga apa apa telat juga deh ya :3 maap kalau jelek^^
Lets read!












Jangan Pernah Berkata Indonesia belum merdeka karena tak terhitung darah yang sudah tertumpah hanya untuk berkata,“Indonesia Merdeka!!!”

Setiap mau tanggal 17 Agustusan, ada banyak hal menarik yang dilakukan orang Indonesia untuk memperingati hari bersejarah ini. Mulai dari lomba-lomba kecil-kecilan, panjat pinang, makan kerupuk, sampai upacara bendera. Hal-hal tersebut bahkan sudah menjadi rutinitas tahunan sebagian besar orang Indonesia, baik yang tinggal di dalam maupun diluar negeri.

Selain itu, momen 17 Agustusan juga memberikan keuntungan dan kesempatan bagi beberapa kelompok orang di Indonesia. Bagi para pedagang, 17 Agustusan merupakan momen untuk mencari tambahan uang dengan menjual bendera. Bagi tukang becak, ini waktu untuk mendapatkan uang saku dengan ikut pawai 17 Agustusan. Bagi para napi, mimpi untuk bisa keluar dari penjara secepatnya bisa menjadi nyata melalui remisi yang diberikan setiap tanggal 17 Agustus.

Tapi, ada satu kebiasaan yang sangat kurang menarik dilakukan setiap 17 Agustusan. Selalu bikin risih gitu. Tetapi sayangnya, orang-orang itu selalu melakukan kebiasaan ini. Kebiasaan itu adalah kebiasaan berkomentar bahwa “Indonesia sebenarnya belumlah merdeka, karena bla.. bla.. bla..” untuk membenarkan komentar ini biasanya dibawalah alasan –alasan yang menggambarkan kekurangan Indonesia atas nama rakyat. Rakyat kita masih banyak yang miskin, masih banyak yang pengangguran, masih banyak yang putus sekolah, masih banyak yang melarat karena produk-produk dalam negeri banyak yang diimpor, masih banyak sengsara karena uang mereka dikorupsi, masih banyak yang bla..bla..bla… yang akhirnya ditutup dengan sebuah kalimat indah tapi menyakitkan untuk didengar “Kalau dulu orang Indonesia di jajah oleh kompeni dan Jepang, sekarang orang Indonesia dijajah oleh bangsanya sendiri”.

Walaupun komentar ini benar adanya dalam kehidupan di Indonesia, rasanya ada kata-kata yang lebih positif lagi untuk menyampaikannya. Sebagai gambaran, ketika nilai ulangan saya rendah, guru saya selalu memulai komentarnya dengan hal yang positif baru kemudian menyampaikan ketidaksukaannya terhadap hasil nilai ulangan saya.

Sebaiknya kita bisa bangga dengan bangsa sendiri serta merayakan ulang tahunnya dengan penuh kebahagiaan. Saya hanya miris membayangkan seandainya pahlawan-pahlawan sudah gugur dalam meraih kemerdekaan ini mendengar kita banyak yang berkata,”Kita sebenarnya belum merdeka,. Bla..bla.bla….” alangkah sedihnya mereka karena jiwa raga yang sudah dikorbankan ternyata sia-sia. Belum lagi, Bung Karno pasti sangat kecewa sekali karena sudah banyaknya jiwa yang sudah dikorbankan hanya untuk mendeklarasikan kata “Indonesia Merdeka”. Sedangkan kita dengan mudahnya mengeluarkan kata-kata “Indonesia belum merdeka.”

Tulisan ini tidak bermaksud menggurui atau membantah realita yang ada tetapi lebih baik bila pandangan optimis lebih ditampakkan daripada pesimis. Rasanya hal ini akan lebih bisa memberikan semangat baru di hari kemerdekaan ini.
Salam Merdeka!!! :D Semangat!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar