Label

Sabtu, 25 Oktober 2014

Curhat Absurd

‘Mencintai sesuatu itu dengan seluruh hati jangan seluruh jiwa, jadi kalau disakitin paling enggak cuma sakit hati bukan sakit jiwa’ 


Ada banyak hal yang gue pelajari di sekolah, pertemanan, dan cinta. Di sekolah gue banyak belajar untuk hidup seperti sedemikian orang tentang bagaimana menghadapi segala sesuatunya. Segala yang mungkin dianggap susah, tapi mau nggak mau harus tetep diikutin dan dijalanin sekalipun gak suka. Soal pertemanan gue belajar buat jangan terlalu jadi orang yang baik-baik amat dan jangan juga jadi orang jahat juga, cukup jadi orang biasa tapi tetep selow kayak anak punk. Jangan terlalu baik karena kadang kebaikan itu bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, and that what I feel now. And I know it’s suck!

Soal percintaan, rasanya cinta monyet banget kalau seusia gue ngomongin cinta…. Cinta yang tulus itu hanya milik Adam dan Hawa, selebihnya itu bonus bagi mereka yang mengerti cinta. Gue nggak pernah ngerti sama cinta, apasih itu cinta? Banyak bikin orang sakit hati doang, tapi orang sekarang suka nyari sakit hati dengan berharap yang lebih dari seorang teman. Kalau ditanya sakit hatian mana antara Di selingkuhin, di Php-in, atau di Friendzone-in? Sakitan semuanya sob!!!! *lah. 

Gue nggak ngerti sama apa yang gue tulis ini, tapi intinya yaudahlah nikmatin hidup aja, ikutin aja kayak air yang mengalir… Mengalir ke tempat yang indah-indah aja di ikutinnya, jangan diikutin kalau mengalirnya ke got.

Ok bye-bye. Love ya. Sheila.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar